SKS

SKS

1.        Pengertian

a     Sistem Kredit

Sistem kredit adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan di mana beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar, dan beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam satuan kredit semester.

b.        Semester

Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan.

c.        Satuan Kredit Semester

Satuan kredit semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa dan dosen dalam waktu satu semester.

2.        Tujuan

a.        Tujuan umum penerapan sistem kredit di STIM YKPN adalah untuk memungkinkan mahasiswa menyelesaikan program studi lebih cepat sesuai dengan kemampuan, ketekunan, dan waktunya.

Pada prinsipnya sistem kredit memberikan kebebasan mahasiswa untuk menyusun rencana studinya dengan ketentuan:

 

(1)   Mata kuliah yang dipilih tersedia pada semester yang bersangkutan (semester ganjil atau genap).

(2)   Tidak melanggar ketentuan mata kuliah prasyarat.

(3)   Jumlah SKS yang diambil tidak melebihi ketentuan maksimum yang sudah ditentukan.

b.        Tujuan khusus penerapan sistem kredit adalah:

(1)   Untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu relatif lebih singkat.

(2)   Untuk memberi kesempatan kepada para mahasiswa agar dapat mengambil mata kuliah yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya.

(3)   Untuk memberikan kemungkinan agar sistem pendidikan dengan input dan output ganda dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.

(4)   Untuk mempermudah penyesuaian kurikulum dari waktu ke waktu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

3.        Nilai Kredit

Dalam sistem kredit, setiap mata kuliah diberi bobot dalam bentuk nilai kredit. Besarnya nilai kredit semester tergantung pada besarnya bobot aktivitas tertentu.

a.        Nilai kredit perkuliahan

Untuk perkuliahan, nilai 1 (satu) SKS diterjemahkan sebagai beban studi mahasiswa atau beban mengajar bagi tenaga pengajar, yang meliputi 3 macam kegiatan per minggu sebagai berikut:

(1)   Untuk Mahasiswa

-       50 menit tatap muka terjadwal dengan dosen dalam bentuk kuliah.

-       50 menit kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh dosen, misalnya dalam bentuk membuat pekerjaan rumah atau menyelesaikan soal-soal.

-       50 menit kegiatan akademik mandiri yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa untuk mendalami tugas akademik, misalnya membaca buku referensi.

(2)   Untuk Dosen

-       50 menit tatap muka terjadwal dengan mahasiswa.

-       50 menit perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur.

-       50 menit pengembangan materi kuliah.

b.        Nilai kredit untuk praktikum/laboratorium

Untuk praktikum, nilai 1 (satu) SKS adalah beban tugas terjadwal di kelas 100 menit per minggu selama satu semester.

 

c.        Nilai kredit untuk kerja lapangan dan sejenisnya

Untuk kerja lapangan dan magang, nilai 1 SKS adalah beban tugas di lapangan sebanyak 4 sampai 5 jam per minggu selama satu semester.

d.        Jadwal  kuliah diatur sebagai berikut:


Jam Ke

Senin s/d  Kamis

Jum’at

1

07.00 — 08.15

07.00-8.15

2

08.25 — 09.40

08.25- 09.40

3

09.50 —11.05

09.50- 11.05

4

11.15 — 12.30

5

12.40 — 13.55

13.00-14.15

6

14.05 — 15.20

14.25-15.40

Catatan: untuk matakuliah kuantitatif, perkuliahan dijadwalkan secara berurutan

4.        Status Mahasiswa

Dalam sistem kredit tidak lagi dikenal perbedaan tingkat, tetapi hanya dikenal seorang mahasiswa yang telah berada di semester tertentu dari keseluruhan semester yang harus ditempuhnya. Prestasi seorang mahasiswa per semester dapat diketahui dari Indeks Prestasi (IP) Semester, sedangkan secara keseluruhan dapat diketahui dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

PMB Info

Daftar Agenda

02Nov

Wisuda