Kembali ke Beranda
Pahitnya Kegagalan Tidak Menyurutkan Mimpi Tuk Gapai Masa Depan
Berita
02 Jun 2026
1 Kali Dilihat

Pahitnya Kegagalan Tidak Menyurutkan Mimpi Tuk Gapai Masa Depan

Perjalanan Abadila Rakha Muqaddimah, atau akrab disapa Dila, membuktikan bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya. Mahasiswi S1 Manajemen semester 6 STIM YKPN Yogyakarta ini merupakan penerima Beasiswa KIP Kuliah yang berhasil mengubah tantangan hidup menjadi batu loncatan menuju prestasi. Lahir dan besar dari keluarga sederhana di Cawas, Klaten, Dila adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Mimpinya untuk kuliah tanpa membebani orang tua sudah ia genggam sejak bersekolah di SMAN 1 Bayat. Namun, jalannya menuju bangku kuliah tidak mulus. Berkali-kali ia mencoba mendaftar ke berbagai perguruan tinggi, dan hampir enam kali pula ia menelan pahitnya kegagalan.

Sejak sekolah, Dila memiliki mimpi untuk berkuliah tanpa biaya. Meskipun kegagalan kerap dihadapi dan nyaris putus asa, namun Dila memilih untuk tidak menyerah dan memerjuangkan masa depannya dengan mengikuti seleksi KIP Kuliah di STIM YKPN Yogyakarta. Usaha dan kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil. Dila dinyatakan lolos seleksi dan diterima sebagai mahasiswa melalui jalur KIP Kuliah. Kesempatan itu justru menjadi awal perjuangan yang lebih besar.  Di awal tahun kuliah, ia bahkan pernah memilih untuk tinggal di panti asuhan agar dapat menghemat biaya tempat tinggal, mengingat rumahnya cukup jauh yakni berada di kecamatan Cawas, perbatasan antara Klaten dengan Gunung Kidul. Penghematan itu ia lakukan demi bisa membeli laptop bekal kuliahnya. 

Perubahan besar pun terjadi. Saat SMA, Dila menilai dirinya introvert, sehingga tidak banyak kegiatan maupun organisasi yang ia ikuti. Hal ini justru berbanding terbalik ketika ia berkuliah di STIM YKPN Yogyakarta. Baginya STIM YKPN Yogyakarta memberikan kesempatan dan peluang untuk terus berkembang, menemukan potensi terbaiknya. Banyak kegiatan yang ia ikuti diantaranya menjadi Duta Kampus serta aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kewirausahaan dan Pasar Modal. Bahkan saat ini ia diamanahi sebagai Ketua UKM Kewirausahaan. 

Selain itu, Dila juga banyak mengikuti kompetisi tingkat lokal maupun nasional. Di tahun 2024, tim nya berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa skema Riset Sosial dan Humaniora (PKM-RSH) dan baginya ini adalah pencapaian terbesarnya selama kuliah. Dila mengaku di STIM YKPN Yogyakarta ia dapat meningkatkan kemampuan bicara di depan publik, tak heran jika Dila sekarang sering bertugas sebagai MC di berbagai kegiatan. Jiwa kepemimpinan dan keberaniannya mendukung Dila terpilih menjadi salah satu anggota Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) saat ini. 

Dosen-dosen yang care kepada mahasiswa, membuat saya bisa melihat potensi yang ada di dalam diri saya. Jejaring dengan dosen, kakak tingkat, dan teman-teman mahasiswa lain membuka kesempatan saya untuk mengembangkan diri”, ungkap Dila. 

Ke depan, ia bertekad untuk terus mengembangkan diri dengan mengikuti kompetisi, aktif berkegiatan di UKM, serta membantu Dosen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi. 

“Menjadi penerima beasiswa KIP Kuliah di STIM YKPN Yogyakarta merupakan hal yang paling membahagiakan bagi saya. Saya bersyukur dapat berkembang dengan baik. Lingkungan akademik di STIM YKPN Yogyakarta sangat mendukung untuk menggali kemampuan yang sebelumnya tidak saya sadari”, pungkasnya. 


#Beasiswa #KIPKuliah #S1Manajemen #STIMYKPN #kampusmanajemen